cerita dari kamboja

Tuesday, June 14, 2005

Good hotel


Kemanapun kita pergi, pasti perlu tidur. Kalau tidak tidur, ya mungkin termasuk golongan kampret. Kalau kami bepergian, mendapatkan tempat tidur yang enak dan nyaman penting sekali. Kriteria utama adalah bersih, nyaman, sejuk, pakai ac, ada tv, ada mini bar...yeee...



Ada banyak hotel bagus di Phnom Penh, tergantung selera dan tebal tipisnya dompet. Paling murah USD 3/malam hingga yang berbintang 5 rata-rata USD 100 - 150 per malam.



Kalau nasib lagi bagus, kami dapat di hotel bintang 5. Kalau nasib kurang mujur, hotel melati juga tidak apa-apa. Kamar melati kan harum baunya...! Yang paling penting kamar mandinya bersih dan spreinya bersih, dan kalau dapat yang ada ac nya.



Kali ini kami bernasib mujur, dapat InterContinental. Lumayan bisa tidur nyenyuaakk! (RD).


Champagne raksasa di lobby InterConti. Bisa bikin dituangkan ke bathtub untuk yang honeymoon. Posted by Hello

Saturday, June 11, 2005

Makan apa di pantai?

Nah ini dia yang bikin kita betah di pantai. Soal makanan tidak susah, kecuali kalau alergi makanan laut, ya nasib dah. Makan yuk...


Gaya lesehan penjual cumi-cumi bakar. Cumi-cuminya segar dan masih terasa manisnya. Fresh from the sea! Posted by Hello


Udang goreng ini kruyuk-kruyuk. Hmm... Posted by Hello

Bangkok, kita datang lagi.

Sebenarnya kami sudah beberapa kali berkunjung ke Bangkok, dulu sewaktu masih bermukim di Bintan. Setiap datang ke Bangkok, selalu menarik. Inilah kota yang tidak pernah tidur. Mungkin pada saat ini lebih meriah dari Jakarta dan sedikit di bawah Singapura, hampir sama dengan Kuala Lumpur.

Pusat perbelanjaan penuh dan setiap hari tidak peduli hari kerja atau hari libur, banyak pengunjung. Asik untuk melihat-lihat tingkah laku orang. Anak-anak muda di Bangkok bergaya trendi dan seksi. Bangkok artinya "the city of angels". Tidak tahu apakah banyak malaikat berkeliaran di Bangkok! Yang jelas kami belum pernah bertemu "Charlie's Angels" di Bangkok. Kali aja lain waktu kepergok dengan mereka,he...he..he...

Bagi kami yang tinggal di Kamboja, berkunjung ke Bangkok merupakan hiburan tersendiri. Kalau jenuh dan sumpek di Kamboja, kita "lari" ke Bangkok, cari tempat makan yang enak, nonton film yang bagus. Semua ada, apapun bisa.

Ingat dulu sewaktu di Bintan, kalau kita suntuk, kita ke Singapura. Bedanya cuma di ongkos. Ongkos dari Bintan ke Singapura cuma beberapa belas dollar Singapura naik ferry cepat. Ongkos naik pesawat Siem Reap- Bangkok PP sekitar USD 250 per orang, plus aiport tax di Kamboja USD 25 dan Baht 400 di Bangkok. Mahal ya!?
(RH)